Kurikulum Pendidikan Perdamaian yang Berbasis Lokal

English: Peace Education Workshop in Aceh

Berbicara tentang pendidikan perdamaian, banyak orang yang akan dengan segera setuju bahwa pendidikan perdamaian itu baik dan penting. Tapi bila ditanya apa itu pendidikan perdamaian dan mengapa pendidikan perdamaian itu penting, belum tentu mereka bisa menjawab.

Menjawab pertanyaan tersebut SUNSPIRIT, For Justice and Peace Melalui Workshop Pendidikan Keadilan dan Perdamaian yang diselenggarakan pada 15 -19 Mei 2008, mencoba memperkenalkan Pendidikan Keadilan dan Perdamaian sebagai sarana untuk membentuk manusia utuh yang menghargai diri dan lingkungannya, serta mencintai perdamaian dan senantiasa berusaha mewujudkan keadilan.

Melalui workshop yang dihadiri oleh sejumlah praktisi pendidikan tersebut, SUNSPIRIT, for justice and peace juga ingin mengajak pihak-pihak terkait untuk sungguh-sungguh berupaya memahami situasi lokal Aceh saat ini dan memahami mengapa dalam situasi seperti ini pendidikan keadilan dan perdamaian itu perlu.

Selain itu juga ingin mengajak semua pihak untuk melihat perlunya mengembangkan suatu kurikulum pendidikan keadilan dan perdamaian yang didasarkan atas kebutuhan lokal, sesuai dengan konteks Aceh, dan disusun oleh praktisi langsung (guru/pendidik, dll).

Proses workshop yang berlangsung selama lima hari itu diawali dengan perkenalan ‘Mengalami Pendidikan Perdamaian” dengan materi antara lain: 1) Belajar bersama (Transformasi Pembelajaran) 2) Prasangka dan Empati, serta 3) Resolusi Konflik.

Pada hari kedua dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para Ahli yang mencoba melihat Aceh kini, dengan memakai metode pemetaan isu-isu tentang konflik dengan media koran Serambi. Ada empat tema utama yang disampaikan pada hari tersebut. 1) Tema pendidikan Perdamaian difasilitasi oleh Mr Maikel dengan metode diskusi. 2) Tema Pendidikan Perdamaian dalam Perspektif Psikologi Pendidikan,oleh Ibu Shanti dengan metode diskusi kelompok. 3) Tema Pendidikan Perdamaian dalam Perspektif Agama disampaikan oleh Bpk Zulkarnen dengan metode diskusi, sementara tema 4) tentang Budaya oleh Bapak Agus Nur Amal dengan metode diskusi kasus dan praktek.

Berangkat dari masukan para ahli pada hari ketiga dan keempat proses workshop mulai mengerucut ke “Modul Pendidikan Perdamaian” Selain membuat pemetaan tema berdasarkan Kebutuhan dan Penentuan Prioritas, Menemukan Formula SAP (satuan acara pembelajaran), serta Prinsip-prinsip Guru sebagai Fasilitator. Pada kedua hari tersebut juga dilaksanakan kerja kelompok untuk menyusun SAP, dengan Menyusun SAP dalam kelompok kecil dan persiapan presentasi, juga Presentasi SAP dan Inventarisasi Catatan Perbaikan.

Akhirnya pada hari terakhir yakni hari kelima modul tersebut dipraktekkan di sekolah SMA 1 Bubon dengan memakai dua kelas dengan materi mediasi dan memahami konflik. Sementara itu dilanjutkan dengan evaluasi dan saran perbaikan, juga termasuk membahas tekhnis pelaksanaan (Komitmen Inti dari Pendidikan Perdamaian dan Keadilan).

Workshop yang berlangsung selama lima hari tersebut menghasilkan 4 (empat) modul yang siap di implementasikan untuk tiga sekolah percontohan dan sekolah lain di luar Meulaboh. Modul yang dihasilkan adalah 1) Motivasi, 2) Toleransi dan saling menghargai. 3) Memahami konflik, penge tiannya, akar, akibat, kemampuan, menganalisa konflik dan 4) Mediasi. Metode yang dipakai adalah metode kreatif dan akan di ajarkan unuk anak sekolah kelas satu SMA di luar jam sekolah.

Diharapkan workshop tersebut akan melahirkan kurikulum pendidikan keadilan dan perdamaian yang sungguh-sungguh berbasis lokal dan berakar dari kebutuhan real di Aceh saat ini, yang ke depannya dapat menjadi alternatif pendidikan muatan lokal bagi sekolah-sekolah di Nanggroe Aceh Darussalam. (GG)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: