Mengukur Kualitas SAKINAH dari Diri Sendiri

Menciptakan perubahan membutuhkan waktu lama, lebih tepat disebut sebagai sebuah proses. Dan dalam sebuah proses tidak jarang kita temukan tantangan atau hambatan dan juga peluang serta optimisme. Namun demikian, setiap tantangan dan peluang harus selalu dilewati jika proses tersebut berorentasi perubahan.

Evaluasi pribadi dan kelompok kecil dimaksudkan agar setiap soal disampaikan dengan terbuka, demi terciptanya kekompakan dalam kelompok

Evaluasi pribadi dan kelompok kecil dimaksudkan agar setiap soal disampaikan dengan terbuka, demi terciptanya kekompakan dalam kelompok

Jaringan Perempuan SAKINAH, sebagai sebuah kelompok yang berusia muda dengan program-program yang menarik tidak luput dari tantangan dan hambatan. Juga, pasti menemukan peluang dan jalan keluar. Lantaran itu, evaluasi atau koreksi internal menjadi agenda yang penting, entah sebagai sebuah momen penguatan secara struktural, tetapi juga sebagai bentuk pendewasaan tanggung jawab individu.

Berangkat dari alasan di atas maka pada Selasa, 26 Agustus 2008 di Pusat Pemberdayaan Taree Sabrina Glee Siblah bersama SUNSPIRIT, for justice and peace sebagai lembaga pendamping/pengawas, 73 peserta Jaringan Perempuan SAKINAH mengadakan evalusi paripurna. Tema yang diangkat dalam evaluasi tersebut adalah ’Pendidikan Transformasi Perempuan’. Tiga hal yang dievaluasi dalam pertemuan tersebut adalah pribadi masing-masing peserta, satuan kelompok desa, dan jaringan itu sendiri sebagai sebuah organisasi.

Pertama, dua pertanyaan penuntun sengaja diajukan pada kesempatan tersebut untuk mengukur tanggung jawab pribadi, yakni hal-hal apa saja yang membuat setiap peserta merasa bahagia bergabung dalam Jaringan Perempuan SAKINAH, dan hal-hal apa saja yang membuat peserta merasa bosantidak serius.

Dari pertanyaan tersebut ditemukan banyak hal yang menyenangkan yakni antara lain dapat belajar dari banyak hal dan semakin kaya akan pengalaman-pengalaman baru, dapat berbicara di depan umum, bisa menghargai orang lain. Namun hal yang tidak menyenangkan adalah kurang adanya kerja sama, tidak saling mempercayai dan masalah-masalah pribadi lainnya. Namun di antara dua hal di atas peserta jaringan sebagai pribadi tetap ingin untuk mengembangkan jaringan.

Evaluasi juga diberikan kepada kelompok Jaringan itu sendiri. Tujuannya sama, yakni untuk menciptakan kerja sama dan membangun saling percaya, juga solidaritas antar sesama anggota baik sebagai pribadi maupun sebagai sauan kelompok

Evaluasi juga diberikan kepada kelompok Jaringan itu sendiri. Tujuannya sama, yakni untuk menciptakan kerja sama dan membangun saling percaya, juga solidaritas antar sesama anggota baik sebagai pribadi maupun sebagai sauan kelompok

Kedua, evalusi yang sama dikemas ke dalam satuan kelompok-kelompok. Sebagai sebuah kelompok kecil masalah-masalah yang sama pun muncul. Kurang adanya kerja sama, tidak saling mempercayai tetap menjadi masalah utama, namun demikian sebagai sebuah kelompok semua masalah dapat diselesaikan secara bersama-sama. Ada sebuah komitmen bersama yang lahir dari rasa tanggung jawab bersama untuk mengembangkan kelompoknya masing-masing.

Ketiga, dan sebagai sebuah jaringan, dalam kelompok yang lebih besar tidak terelekkan bahwa masalah-masalah yang sama pun muncul. Pengangkatan ketua jaringan yang baru dan revisi aturan jaringan menunjukkan dua hal, yakni di satu sisi sistem kerja dan koordinasi dalam jaringan belum berjalan maksimal, di sisi yang lain rasa tanggung jawab bersama untuk mengmbangkan jaringan tetap menjadi visi utama.

Evaluasi pun diberikan lewat  media. Peserta sedang diberi kesempatan untuk membaca tulisan-tulisan dalam Gampong Geutanyoe

Evaluasi pun diberikan lewat media. Peserta sedang diberi kesempatan untuk membaca tulisan-tulisan dalam Gampong Geutanyoe

Evaluasi struktural di tubuh jaringan ini tentunya berangkat dari pribadi masing-masing. Karena komitmen pribadilah yang menentukan komitmen organisasi. Tanggung jawab pribadi untuk tetap merasa memiliki jaringan, merupakan ukuran keberhasilan pengembangan jaringan itu sendiri.

Lantaran itulah perubahan demi perubahan, pembenahan demi pembenahan harus tetap dilanjutkan. Evalusi rutin menjadi penting selain menjadi momen penajaman visi misi jaringan, tetapi yang lebih penting adalah penyadaran akan pentingnya tanggung jawab pribadi untuk menghadapi perubahan yang lebih besar.(Red/GG)

1 Comment (+add yours?)

  1. Trackback: Keamanan mail server (p12) « Malindalinda79’s Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: