BEKAL MENUJU PENGUATAN MANAJEMEN JARINGAN

Ada begitu banyak materi lokal  Bpk. Abdul Jabat, Bpk. Fahrudin, dan Tgk. Syarif menyimak dengan serius   penjelasan yang disampaikan oleh pelatih.

Ada begitu banyak materi lokal Bpk. Abdul Jabat, Bpk. Fahrudin, dan Tgk. Syarif menyimak dengan serius penjelasan yang disampaikan oleh pelatih.

Penguatan kualitas sebuah lembaga, organisasi atau jaringan apa pun bentuknya tidak lepas dari kulaitas pribadi angota-anggotanya. Berbagai cara ditempuh seperti pertemuan, pelatihan, studi banding dan kegiatan lainnya, untuk tujuan tersebut.

Jaringan Petani Mandiri, sebagai sebuah organisasi yang konsern di bidang pertanian menyadari sungguh bahwa penguatan kapasitas organisasi adalah suatu yang penting. Berbagai kegiatan telah dilakukan, seperti pertemuan rutin anggota untuk bertukar pendapat sampai mengikuti pelatihan ke luar daerah.

Mengunjungi langsung ke kebun percontohan. Belajar langsung dari lapangan tentang teknik-teknik penanaman, perawatan dan pemanenan.

Mengunjungi langsung ke kebun percontohan. Belajar langsung dari lapangan tentang teknik-teknik penanaman, perawatan dan pemanenan.

Berbagai pelatihan telah diikuti oleh anggota dan pengurus jaringan ini. Selain dilatih oleh SUNSPIRIT, mereka juga mendapat pelatihan lain yang diselenggarakan oleh ICRAF, salah satu LSM di Meulaboh khusus mengenai sistem Agroforesty (perpaduan tanaman pertanian dan tanaman kehutanan). Pengetahuan budidaya karet okulasi mereka peroleh dari PT. Serbaguna Usaha P3MT, Tanjung Morawa di Medan, Sumatra Utara.

Tidak hanya itu, mereka juga terlibat aktif dalam berbagai pelatihan yang diselenggarakan oleh

Pengetahuan budidaya karet okulasi pernah mereka peroleh dari PT. Serbaguna Usaha P3MT, Tanjung Morawa di Medan, Sumatra Utara. Namun sekarang diperkaya di P4S Antanan Bogor.

Pengetahuan budidaya karet okulasi pernah mereka peroleh dari PT. Serbaguna Usaha P3MT, Tanjung Morawa di Medan, Sumatra Utara. Namun sekarang diperkaya di P4S Antanan Bogor.

lembaga penyuluhan pertanian pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Melalui berbagai pelatihan ini, pengurus jaringan telah memiliki pengetahuan dan kemampuan tehnis dalam bidang-bidang tersebut.

Pertanyaan lebih lanjut, bagaimana dengan pengetahuan manajemen pertanian, pengorganisasian kelompok, pertanian berkelanjutan, dan keterpaduan usaha tani (peternakan, perikanan, dan perkebunan)?

Menjawab pertanyaan tersebut di atas, tepatnya tgl 20—26 Agustus 2008, dua orang perwakilan pengurus jaringan (Bapak Abd. Jabat dan Bapak Fachruddin) serta satu orang perwakilan kelompok tani dari Pesantren Babul Mukharamah, Beutong ateuh, Nagan Raya (Bapak Tgk. Syarief) mengikuti pelatihan pengembangan pertanian terpadu di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Antanan (P4S Antanan) Cimande Caringin Bogor Jawa Barat.

Tujuan utama mengikuti pelatihan tersebut selain untuk menambah pengetahuan dan pengalaman baru mengenai perkembangan pertanian organik, juga untuk meningkatkan kualitas jaringan itu sendiri, khususnya mengenai manajemen pertanian terpadu.

Di bawah tema “Pelatihan Pertanian Terpadu Menuju Pertanian Organik 2008” Materi pelatihan tidak hanya mencakup pembuatan pupuk organik, teknik pembibitan dan penanaman (salak, jahe, pepaya), perikanan, peternakan (sapi, kambing, ayam dan domba) tetapi juga tentang manajemen pertanian.

Berkaitan dengan manajemen pertanian, kelompok Jaringan Petani Mandiri berencana untuk pertama-tama memanfaatkan tanaman-taman local untuk dibudidayakan, karena pada prinsipnya setiap tempat atau daerah memiliki kelebihannya masing-masing.

Selanjutnya untuk membangun jaringan yang lebih solid kelompok jaringan petani merencanakan untuk melanjutkan pertemuan rutin di antara para petani, menjalin kerjasama dengan lemba-lembaga pertanian yang lain seperti ICRAF, dan bahkan ingin membentuk Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya di Aceh.

“Rencana-rencana tersebut merupakan beberapa hal yang kita petik selama satu minggu pelatihan. Pelatihan itu sangat berguna bagi kami sebagai bekal untuk penguatan manajemen pertanian jaringan ” kata Fahrudin singkat, ketika ditanyai tanggapan perihal pengalamannya mengikuti pelatihan di P4S Antanan. (Red/GG)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: