Membangun Generasi Berakhlak Damai

Peserta diajak untuk memahami materi yang disampaikan lewat permain-permainan.

Peserta diajak untuk memahami materi yang disampaikan lewat permain-permainan.

Harapan saya dengan kegiatan pasantren perdamaian ini adalah agar saya dapat memperoleh pengetahuan dan wawasan yang lebih luas tentang perdamaian” demikian tulis seorang peserta Pesantren Pendidikan Perdamaian. Peserta yang lain menambahkan “saya berharap agar kegiatan yang berlangsung selama enam hari ini dapat membuat ramadhan tahun ini lebih bermakna”

Inilah sebagian harapan yang disampaikan oleh siswa-siswi SMK 2 Meulaboh pada hari pertama kegiatan Pasantren Pendidikan Perdamaian yang diselenggarakan oleh SUNSPIRIT for justice and peace.

Imran Daoed, Peace & Justice Education Program Assistant Coordinator menjelaskan bahwa tujuan utama diadakannya kegiatan tersebut adalah untuk membangun generasi yang berkhlak damai “bagi para pelajar, Bulan Ramadhan, dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan sosial terkait dengan membangun diri sebagai pribadi yang cinta damai dan menjadi pelaku perdamaian dan keadilan dalam kehidupan sehari-hari”

Model partisipatif  sengaja diterapkan untuk memnggali dan mendalami materi.

Model partisipatif sengaja diterapkan untuk memnggali dan mendalami materi.

Imran menambahkan bahwa bulan Ramadhan bukan hanya menjadi kesempatan libur panjang, melainkan kesempatan untuk belajar tentang nilai hidup dan meningkatkan ketakwaan serta sikap sosial kemasyarakatan.

Pernyataan yang sama disampaikan oleh Rusli, SpD, wakil kepala sekolah SMK 2 Meulaboh ‘kami menyambut baik kegiatan ini, karena dapat memberikan nilai tambah untuk siswa-siswi kami” Rusli menambahkan sebenarnya ramadhan tahun ini pihak sekolah sendiri sudah mempersiapkan pasantren kilat bagi siswa-siswinya, tetapi karena ada program tersebut maka disatukan, ‘toh..tujuannya tetap sama yakni membentuk pribadi-pribadi yang mengerti nilai-nilai agama tidak hanya dalam konsep tetapi dalam praktik hidup sehari-hari”

Berangkat dari tujuan tersebut Pasantren Pendidikan Perdamaian diharapakan berkelanjutan. “Tahun ini kita terapkan di dua sekolah yakni SMK 2 dan SMAN I Meulaboh, dan selanjutnya akan diterapkan di beberapa sekolah lain jika memungkinkan” jelas Imran ketika ditanyai tentang keberlanjutan Pasantren Pendidikan Perdamaian. (Red/GG)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: