Pentingnya Transformasi Konflik

Berjabatan tangan merupakan salah satu cara membangun kepercayaan.

membangun kepercayaan.

Konflik secara sederhana dapat dipahami sebagai ketidakcocokan perasaan, pandangan, keinginan atau tujuan antara individu atau kelompok dalam sebuah interaksi.

Konflik berpotensi menimbulkan kekerasan jika ketidakcocokan tersebut tidak diolah dengan baik atau diselesaikan dengan jalan kekerasan. Sebaliknya jika konflik diolah dengan baik, dan dicarikan solusi secara damai maka konflik amat berpotensi menyehatkan sebuah interaksi sosial dan membawa perubahan.

Dalam rangka meningkatkan kapasitas lembaga dalam menghadapi dan menangani konflik, LSM ASoH Meulaboh menyelenggarakan Pelatihan Resolusi Konflik pada 21-23 Agustus 2008. Tamara Soukota dan Cypri Jehan Paju Dale dari SUNSPIRIT for Justice and Peace menjadi fasilitator kegiatan ini.

Dengan contoh-contoh kontekstual dan penggalian secara partisipatif, peserta mendalami materi analisis konflik, penyelesaian konflik tanpa kekerasan (non-violence) dan prinsip win-win solution, negosiasi dan mediasi, serta membangun kerja sama dan rasa saling percaya/trust.

Setelah sekian lama hidup dalam konflik, seringkali kita sulit untuk percaya pada orang lain, dan bahkan selalu curiga. Mengatasi kecurigaan dan rasa saling percaya merupakan salah satu unsur kunci dalam transformasi konflik. Demikian kata Tamara Soukota. (Red/GG)

1 Comment (+add yours?)

  1. AP
    Nov 13, 2008 @ 15:45:19

    Sukses Cypri dan Tamara, salam dari kota abadi Roma. temanmu, kalau masih ingat.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: