Ragam Kegiatan di Bulan Puasa

Pusat Komunitas di desa Blang Meurandeh Beutung Ateuh Nagan Raya tampak tidak pernah kosong dari aktivitas. Berdasarkan pantauan KomKit, pusat komunitas yang berbentuk rumah adat Aceh itu, sepanjang Agustus selalu ramai didatangi para santri dan santriwati dengan berbagai kegiatan yang beragam. Sekelompok santri dewasa setiap hari rutin menata Anggrek local di lantai dasar pusat komunitas. Sekelompok santri dewasa yang lain melakukan kegiatan menganyam rotan dan memproduksi pupuk.

         Teungku Syarif, kepala pusat komunitas mengatakan berbagai kegiatan yang seharusnya dilakukan para petani di kebun pada hari-hari sebelum puasa, di bulan puasa ini dipusatkan di pusat komunitas. Berbagai kegiatan dilaksanakan di lantai dasar pusat komunitas tersebut, selain melakukan berbagai pertemuan, juga tampak kegiatan-kegiatan lain seperti mengolah pupuk dan menyemai Anggrek.

Di lantai dua, pusat komunitas dipenuhi oleh puluhan anak-anak dan remaja yang secara rutin mengikuti kegiatan pasantren kilat. Di waktu jedah kegiatan, tampak sekelompok anak sedang mengamati berbagai poster ilmu pengetahuan alam dan biologi yang menghiasi dinding. Sekelompok yang lain sedang belajar mempergunakan computer. Sekelompok yang lain lagi khusuk membaca di dalam ruang perpustakaan yang berukuran dua kali empat meter itu.

Teungku Basyarullah, fasilitator pendidikan untuk anak-anak dan remaja di Beutung Ateuh mengatakan bahwa selama bulan puasa para santri dan santriwati pemula yang terdiri atas anak-anak dan remaja melakukan berbagai kegiatan yang secara rutin dilaksanakan di pusat komunitas tersebut. “mereka selain diajarkan shallat dan mengaji, juga pendidikan sejarah dan pengetahuan umum lainnya. Pada ahari-hari terakhir menjelang Lebaran akan dilakukan ujian. Ujian bukan pertama-tama dimaksudkan untuk kemampuan, tetapi memberi motivasi dan semangat agar para santri dan santriwati lebih giat belajar baik di pasantren maupun di sekolah” jelas Teungku Basyarullah.

Demikianlah ragam kegiatan yang dilakukan di pusat komunitas Beutung Ateuh. Ada dua tujuan utama yang mau dicapai dari berbagai kegiatan tersebut. Pertama, menjadikan pusat komunitas dan pusat pertanian organik terpadu sebagai pusat kegiatan-kegiatan. Itu artinya pusat komunitas menjadi model contoh dan model untuk setiap aktivitas atau kegiatan pemberdayaan. Di sana dilatih berbagai kegiatan yang menuntut pada penguatan kapasitas baik pribadi maupun kelompok agar menjadi mandiri dan berdaya. Penguatan kapasitas dilakukan melalui kegiatan-kegiatan dengan metode dan cara yang komunikatif dan partisipatif.

Kedua, tujuan lain dan utama semua kegiatan yang dilakukan adalah membangun integrasi bukan hanya sekedar silaturahmi dalam arti fisik, seperti pertemuan dan berkumpul.Ttetapi juga perjumpaan untuk penyamaan visi dan misi, bahwa dalam membangun perdamaian aceh yang berkelanjutan, juga pembangunan komunitas yang berdaya dan mandiri semua elemen masyarakat harus terlibat dan berperan serta sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.

 

(Ismail/KomKit)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: